Kamis, September 24, 2026

Gerindra Sumbar Bergerak Cepat dan Garda Terdepan Bantu Penanganan Galodo Arosuka

INTELKRIMSUS — Gerakan penanganan dampak banjir bandang (galodo) yang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, terus diperkuat. Partai Gerindra Sumatera Barat turut mengerahkan alat berat dan relawan untuk mempercepat pembersihan material serta pemulihan kawasan terdampak.

Pada Selasa (22/9/2026), Ketua Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade, setelah berkoordinasi dengan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Solok Jon Firman Pandu, mengirimkan tiga unit ekskavator, dua dump truck dan dua unit tangki air untuk mendukung penanganan bencana.

Memasuki hari kedua, Rabu (23/9/2026), dukungan kembali ditambah dengan dua unit ekskavator dan dua dump truck. Alat berat tersebut dikerahkan untuk membersihkan material lumpur, tanah, kayu dan batu yang menutup sejumlah kawasan terdampak.

Galodo yang menerjang Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, pada Senin (21/9/2026), berdampak terhadap permukiman warga serta kawasan pemerintahan Kabupaten Solok. Sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD) juga mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Dalam briefing bersama Laskar Gerindra pada Rabu (23/9), Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Solok, Hafni Hafiz, meminta seluruh unsur yang terlibat memaksimalkan kemampuan dalam membantu masyarakat terdampak.

“Dalam kondisi seperti ini, seluruh kemampuan harus kita maksimalkan. Yang terpenting adalah bagaimana kehadiran kita benar-benar membantu korban dan mempercepat pemulihan lingkungan,” ujarnya.

Hafiz juga mengingatkan para relawan agar tetap mengutamakan keselamatan dalam bekerja serta berkoordinasi dengan petugas dan unsur pemerintah yang berada di lapangan.

Hal senada disampaikan anggota DPRD Kabupaten Solok dari Fraksi Gerindra, Iskan Nofis. Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap kebutuhan lapangan para relawan harus terus diperkuat agar penanganan dapat berjalan maksimal.

“Kita harus semakin kompak, bergerak dan berdampak. Jangan sampai ada energi yang terbuang, sementara masyarakat membutuhkan bantuan,” katanya.

Menurut Iskan Nofis, penanganan bencana membutuhkan gotong royong seluruh elemen. Dukungan tidak hanya berupa alat berat, tetapi juga tenaga relawan, logistik, air bersih serta bantuan terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Dilapangan, Laskar Gerindra Kabupaten Solok bersama Laskar Gerindra Kota Solok terus bergerak membantu warga dan mendukung proses pembersihan di sejumlah titik terdampak. Dukungan tersebut dilakukan dengan berkoordinasi bersama unsur terkait di lapangan.

Sejumlah warga menyampaikan apresiasi terhadap respons dan dukungan yang diberikan. Bagi masyarakat, kehadiran alat berat menjadi sangat penting karena material lumpur, tanah, kayu dan batu membutuhkan peralatan serta tenaga dalam jumlah besar untuk segera disingkirkan.

“Yang kami butuhkan sekarang memang alat dan tenaga untuk membersihkan material. Kalau alat berat datang, pekerjaan menjadi lebih cepat,” ujar salah seorang warga.

Gerakan kemanusiaan tersebut juga akan diperkuat Laskar Gerindra dari sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat yang dijadwalkan terus merapat ke lokasi terdampak.

Ditengah kondisi pascabencana, kehadiran berbagai elemen di lapangan menjadi bagian dari upaya bersama membantu masyarakat. Dalam situasi darurat seperti ini, kecepatan mobilisasi alat, tenaga dan bantuan menjadi faktor penting agar proses pembersihan dan pemulihan dapat segera berjalan.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments