Kamis, September 17, 2026

Telusuri Jejak Gerilyawan Harimau Kuranji, Evi Yandri Rajo Budiman Kobarkan Patriotisme Generasi Pecinta Alam

IINTELKRIMSUS.com — Sejarah perjuangan tidak hanya dapat dikenang melalui catatan dan dokumentasi, tetapi juga dapat dihidupkan melalui pengalaman langsung di alam. Semangat itulah yang coba dibangun Evi Yandri Rajo Budiman, S.IP., melalui kegiatan Lomba Lintas Alam – Telusur Jejak Perjuangan Harimau Kuranji (LLA-TJPHK) ke V Tahun 2026.

Kegiatan yang pada tahun 2026 ini memasuki penyelenggaraan kelima tersebut menjadi ruang pertemuan antara kecintaan terhadap alam, sejarah perjuangan kemerdekaan dan pembinaan generasi muda. Bersama Perkumpulan KPA BIAS Padang, Evi Yandri mengajak generasi pecinta alam untuk tidak sekadar menikmati keindahan alam, tetapi juga memahami sejarah yang pernah berlangsung di dalamnya.

Bagi Evi Yandri, kepencintaalaman bukan sesuatu yang baru. Kecintaannya terhadap alam telah tumbuh sejak duduk di bangku SMA. Dari aktivitas tersebut, ia belajar mengenal medan, membangun solidaritas, berorganisasi dan memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Pengalaman bersama KPA BIAS Padang kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Dunia kepencintaalaman tidak hanya menjadi tempat berpetualang, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan dan kepedulian sosial yang terus dibawanya hingga saat ini.

Kini, ketika Evi Yandri dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, dunia kepencintaalaman tersebut tidak ditinggalkannya. Justru pengalaman masa muda itu diterjemahkan dalam kegiatan yang memiliki dimensi sejarah dan pendidikan bagi generasi muda.

Menelusuri Jejak Gerilyawan Harimau Kuranji

Harimau Kuranji merupakan bagian dari sejarah perjuangan di Sumatera Barat. Para pejuang yang tergabung dalam kekuatan tersebut dikenal memanfaatkan keberanian, penguasaan medan dan strategi gerilya dalam menghadapi kekuatan Sekutu maupun Belanda.

Salah satu peristiwa yang dikenang adalah serangan di Rimbo Kaluang pada 21 Februari 1946. Jejak perjuangan tersebut menjadi bagian dari sejarah yang menurut Evi Yandri penting untuk terus diperkenalkan kepada generasi muda.

Melalui LLA-TJPHK, sejarah tidak hanya diceritakan dari satu tempat. Para peserta diajak berjalan, mengenal medan, membangun kerja sama dan merasakan secara langsung bagaimana alam menjadi bagian dari perjalanan perjuangan para pendahulu.

Bagi Evi Yandri, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan lintas alam. Ada pesan pendidikan yang ingin disampaikan, yakni bahwa keberanian, kebersamaan, disiplin, pengorbanan dan kecintaan terhadap tanah air merupakan nilai yang tetap relevan bagi generasi masa kini.

Alam sebagai Ruang Pendidikan

Kecintaan terhadap alam menjadi salah satu benang merah dalam kegiatan tersebut. Alam bukan hanya tempat untuk berpetualang, tetapi juga ruang belajar untuk memahami pentingnya menjaga lingkungan.

Pandangan tersebut juga mendapat perhatian dari PJ Sekda Kabupaten Solok, Masheri Yanda Boy yang akrab disapa Bang Boy.

Menurut Bang Boy, Evi Yandri memang telah dikenal sebagai seorang pecinta alam sejak masih sangat muda. Kesamaan kecintaan terhadap alam tersebut menjadi titik temu dalam semangat menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Pak Evi Yandri itu memang seorang pecinta alam sejak masih sangat muda. Kami memiliki kecintaan yang sama terhadap alam dan memiliki semangat untuk ikut melestarikan serta menjaganya,” ujar Bang Boy. (Kamis, 17/9/2026)

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa kepencintaalaman bagi Evi Yandri bukan sekadar kegiatan sesaat. Pengalaman yang telah dijalani sejak muda terus menemukan bentuk baru melalui kegiatan yang melibatkan generasi berikutnya.

Turun Langsung Memastikan Jalur

Dedikasi Evi Yandri juga terlihat dari keterlibatannya langsung dalam persiapan LLA-TJPHK. Ia turun ke lapangan untuk memastikan jalur yang akan dilalui peserta, termasuk kawasan dari THKW Arosuka, Kabupaten Solok, hingga titik finis yang direncanakan di Kantor KAN Pauh IX Kuranji, Kota Padang.

Keterlibatan langsung tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan semangat yang dibangun sejak awal: menjadikan lintas alam sebagai sarana olahraga, pendidikan, kepedulian lingkungan sekaligus pengenalan sejarah.

Bagi putra asli Kuranji tersebut, kembali menyusuri alam seperti mempertemukan dua perjalanan. Perjalanan masa muda ketika alam menjadi tempat belajar dan berorganisasi, dengan perjalanan pengabdian saat ini ketika pengalaman tersebut digunakan untuk membangun generasi muda.

Jika dahulu alam menjadi bagian dari medan perjuangan, kini alam dapat menjadi ruang untuk menanamkan kesadaran tentang sejarah sekaligus pentingnya menjaga lingkungan.

Merawat Sejarah, Menjaga Alam

Di tengah kesibukannya sebagai Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat dan Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Barat, Evi Yandri tetap memberikan perhatian terhadap dunia kepencintaalaman dan pembinaan generasi muda.

Bagi dirinya, menjaga sejarah bukan hanya dengan mengingat nama dan peristiwa, tetapi juga dengan memperkenalkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi berikutnya.

Harimau Kuranji menjadi simbol keberanian dan perjuangan. Alam menjadi ruang pembelajaran. Sementara generasi muda menjadi penerus yang diharapkan mampu membawa nilai tersebut dalam kehidupan mereka.

Karena itu, LLA-TJPHK bukan hanya perjalanan menyusuri jalur alam. Di dalamnya terdapat pesan tentang pentingnya mengenal sejarah, membangun kebersamaan, mencintai tanah air dan menjaga lingkungan.

Telusuri jejak gerilyawan Harimau Kuranji pada akhirnya menjadi sebuah perjalanan lintas generasi. Dari sejarah perjuangan menuju pembentukan karakter generasi masa kini.

Melalui kegiatan tersebut, Evi Yandri Rajo Budiman berupaya menjaga agar jejak perjuangan para pendahulu tidak hilang ditelan zaman, sekaligus menghidupkan kembali semangat kepencintaalaman sebagai wadah untuk membangun generasi yang peduli terhadap sejarah, alam dan tanah air.

SEJARAH DITELUSURI, ALAM DIJAGA, PATRIOTISME DIKOBARKAN

#KPA_GUNTALA

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments