IKN / SURAKARTA — Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno hadir sebagai saksi dalam sidang Citizen Lawsuit mengenai ijazah mantan Presiden Joko Widodo di Pengadilan Negeri Surakarta, Selasa (13/1/2026).
Oegroseno menekankan perbedaan signifikan antara pas foto dalam ijazah dan penampilan asli Jokowi. Menurutnya, perbedaan terlihat jelas pada telinga, mata, gigi, dan penggunaan kacamata.
“Beda jauh. Foto tidak mencerminkan sosok Pak Jokowi yang saya kenal sejak SD sampai SMA,” ujarnya.
Ia juga membandingkan materai yang digunakan pada ijazah Jokowi dan ijazah Bambang Rudy Harto, alumni UGM tahun 1985. Jokowi menggunakan materai Rp100, sementara Bambang Rp500.
“Perbedaan materai harus menjadi perhatian penyidik,” kata Oegroseno.
Oegroseno menambahkan, istilah “identik” yang digunakan Bareskrim Polri tidak tepat untuk dokumen ijazah. “Otentik itu sesuai aslinya, identik biasanya untuk tanda tangan,” jelasnya.
Sidang CLS ini terus berjalan dengan pemeriksaan saksi dari berbagai pihak.
(IKN)
