Intelkrimsus.com
PADANG — Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar memulai Operasi Keselamatan Singgalang 2026 dengan fokus pada penertiban pelanggaran lalu lintas berisiko tinggi yang kerap menjadi pemicu kecelakaan fatal di jalan raya.
Operasi yang berlangsung selama 14 hari ini menyasar sembilan jenis pelanggaran prioritas, seperti penggunaan knalpot brong, dokumen kendaraan tidak lengkap, rotator ilegal, hingga travel gelap dan penyalahgunaan kendaraan angkutan barang.
Dirlantas Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq mengatakan, pola operasi mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap tegas terhadap pelanggaran yang membahayakan keselamatan publik.
Selain pengendara pribadi, pengawasan diperluas pada armada angkutan umum dan barang melalui pemeriksaan teknis atau ramp check di terminal dan jalur utama.
Kabid Humas Kombes Pol Susmelawati Rosya menilai disiplin berlalu lintas harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas kepolisian.
Dengan pendekatan preventif ini, Polda Sumbar berharap potensi kecelakaan jelang arus mudik dapat ditekan sejak dini.
(IK)
